rss

Sunday, December 27, 2009

Museum Komodo dan Taman Reptilia

Museum Fauna Indonesia “Komodo” dan Taman Reptilia menampilkan pesona satwa langka dalam bentuk awetan dan reptilia hidup. Arsitektur bangunannya mengambil bentuk komodo, satwa yang hanya hidup di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur, berdiri di atas lahan seluas 10.120 m² dengan luas bangunan 1.500 m².

Tema pameran adalah keanekaragaman satwa di Indonesia, dari barat sampai timur, dan dari pantai sampai pegunungan, ditata dalam dua lantai.

Koleksi lantai I berupa berjenis-jenis binatang mamalia dan reptilia lengkap dengan kondisi lingkungan alamnya. Jenis-jenis yang hampir mengalami kepunahan ditampilkan, antara lain harimau, gajah dan beruang. Di dalam vitrin-vitrin disajikan berbagai macam kupu-kupu yang terdapat di seluruh Indonesia; berjenis keong, kerang, kepiting, dan udang; serta binatang beruas, meliputi kaki seribu, laba-laba, dan kala jengking.

Koleksi lantai II berupa berjenis-jenis burung yang diopset dan ditata sesuai dengan habitatnya, meliputi yang hidup di laut, pantai, rawa, persawahan, lapangan, perkebunan, dasar rimba, hutan, dan pegunungan dengan daerah asal Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Taman Reptilia yang menghadirkan koleksi reptilia hidup dibangun di sekitar gedung museum pada tanggal 20 April 2001. Pengunjung dapat mengenali satu persatu satwa unik tersebut mulai dari komodo, biawak, kadal, ular berkaki, ular sanca, king kobra, penyu, kura-kura leher ular, kura-kura buaya, kodok, buaya, iguana dan binatang reptil lainnya. Anak-anak yang memiliki rasa keingintahuan lebih dan selalu ingin memegang dapat bebas memegang dan bercengkerama dengan ular sanca di Taman Sentuh.sumber : tamanmini.com

Yuk kita suksekan Festival Museum Nusantara

Pendidikan

Dalam halaman ini kami sediakan lembaga pendidikan formal dan non formal yang ada diwilayah ciputat dan sekitarnya.

Berita Wisata

Tempat wisata yang menarik di daerah ciputat adalah pulau situ gintung yang terletak di jalan raya ciputat gintung.

Tentang

Situs Bisnis Ciputat dan sekitarnya adalah sebuah situs yang berisikan informasi seputar ciputat dan sekitarnya.

Informasi yang kami sajikan dapat berupa berita-berita yang teraktual dan dari sumber yang terpercaya.

Nantikan lauching situs bisnisciputat.info segera!!!

Tol Cinere-Serpong Gusur Universitas Pamulang

Pembangunan tol Cinere-Serpong sepanjang 12,39 kilometer akan menggusur sebuah universitas di jalan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kabupaten Tangerang yang baru berdiri. "Berdasarkan siteplan Departemen Pekerjaan Umum, universitas Pamulang akan terkena pembebasan lahan untuk proyek jalan tol," ujar Oting Ruhiyat, Kepala Sub Bidang Tata Ruang dan Pertanahan Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Tangerang, kepada Tempo, Rabu (23/8).

Menurut dia, ruas jalan tol ini melintasi beberapa wilayah, diantaranya Cinangka (Sawangan)-Pondok Cabe Udik-Pamulang Timur-Pamulang Barat-Benda Baru-Serua-Ciater-Rawa Mekar Jaya.

Jika mengacu pada Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Pemkab Tangerang, menurut Oting, jauh sebelum universitas tersebut berdiri. Lokasi itu sudah direncanakan bakal dibangun jalan tol. "Kemungkinan universitas ini akan direlokasi karena lahannya akan digunakan bagi kepentingan umum," katanya.

Sumber : TempoInteraktif.Com

Thursday, December 17, 2009

Camat Ciputat Timur Masuk Penjara

TANGERANG (Pos Kota) – Camat Ciputat Timur, Zaenudin dijebloskan ke LP Pemuda Tangerang oleh petugas Kejaksaan Tangerang karena terlibat korupsi dana keaksaraan senilai Rp 15,9 miliar, Rabu.(16/12).

Proses penangkapan berlangsung haru disaksikan istri dan anaknya. Istri merengek agar suaminya tidak ditangkap, tapi petugas tak menggubris permintaannya. Tersangka langsung dimasukan ke mobil tahanan dan dibawa ke penjara.

Menurut Kajari Tangerang Suyono,SH didampingi Kasi Pidsus Rahmat Hariyanto pihak kejaksaan terpaksa menahan Zaenudin untuk kelancaraan pemeriksaan.

“Selama ini tersangka Zaenudin dipanggil 3 kali tidak datang sehingga kami jemput paksa,” tegas Rahmat sambil mengatakan penangkapan di rumah tersangka Vila Balaraja Tangerang pk.12.50.

Dijelaskan Rahmat, ditahannya Zaenudin menambah jumlah tersangka yang ditahan menjadi 10 orang. Zaenudin terlibat korupsi dana keaksaraan anggaran APBN tahun 2007 Rp 15,9 miliar. Dana itu untuk pemberantasan buta huruf di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Tersangka dalam program pemberantasan buta huruf menjabat sebagai Ketua Forum Penilik PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat),” jelas Suyono sambil menyebutkan yang dikorup oleh tersangka sekitar Rp 120 juta dengan modus pendirian PKBM fiktif.

“Tersangka kami kenakan pasal 2 dan 3 huruf e UU korupsi dengan ancaman hukuman 20 tahun,” tegas Rahmat. (maryoto/dms)

Friday, December 11, 2009

Pengemis Jalanan

Siapa yang tidak kenal pengemis? Benar sekali. Sebutan untuk orang yang meminta minta. Sedangkan pengamen jalanan adalah seseorang atau sekelompok orang yang sering melakukan kegiatan ‘music show’ dari door to door atau dari bus yang satu ke bus yang lain. Untunglah tidak ada pengamen di dalam angkot. Lha iyalah masak mau nyanyi sambil duduk enak? Tekor dunkz supir

Namun sekarang mereka tidak bisa seenaknya berkeliaran di jalanan, khususnya dijalan raya atau bus kota. Melalui Perda DKI No. 7 Tahun 2007 yang mengatur tentang Ketertiban Umum, kegiatan mereka kini dibatasi. Ketauan mengemis dan mengamen sembarangan, langsung ditangkap oleh Aparat Satpol PP. Bukan hanya pengemis dan pengamen yang ditangkap, namun sang pemberi sedekahpun langsung kena denda.

Untunglah waktu gw ngamen dulu, perda ini belum lahir. Jadi gw dan Parto bisa berkeliaran ngamen di seputaran Grogol, Jakarta Barat.

Mengapa Pengemis dan Pengamen gw bahas dalam blog ini? Karena gw ingin memberikan dukungan moral kepada Khai yang tengah mengikuti kontes seo Mengembalikan Jati Diri Bangsa. Kebetulan topik yang Khai angkat adalah Pengemis dan Pengamen Jalanan.

Tuesday, December 8, 2009

Mengembalikan Jati Diri ബംഗ്സ Links

Cinta Untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Mengembalikan Jati Diri Bangsa Sebuah Analisa
Mengembalikan Jati Diri Bangsa Bulan Terakhir
Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Mengembalikan Jati Diri Bangsa Yang Hilang
Mengembalikan Jati Diri Bangsa SEO Nekad
Mengembalikan Jati Diri Bangsa Support
Mengembalikan Jati Diri Bangsa

Berikut ini adalah hasil karya selama bergelut dengan kontes seo. Ya..ya...ya..hanya ingin belajar mengembalikan jati diri bangsa. Itu sajah. Tidak lebih. Maksudnya belajar mendukung seo contest
Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Mengembalikan Jati Diri Bangsa dan Pengemis
Adab Makan Dalam Islam
Apresiasi Dari Sahabat
Backlink Dari Sahabat
Berkomentar Diblog Asing
Carilah Backlink Sampai Ke Negeri China
Dirgahayu Negeriku
Happy Ramadhan Friends
Jualan Link Bermodalkan Blogspot
Manfaat Terbesar Ikut Kontes Seo
Membangun Dinding Bukan Jembatan
Mengembalikan Jati Diri Bangsa Call a Friend
Mengembalikan Jati Diri Bangsa-berbagi
Mudik Lebaran - Sebuah Rencana
Tak Mampu Kembalikan Jati Diri Bangsa
Pertanyaan Sahabat
Sumber Backlink Blog Anda
Mengembalikan Jati Diri Bangsa Sebuah Pengalaman
Yayasan Amal Untuk Bangsa
Mengembalikan Jati Diri Bangsa dan Team Sukses

Daripada manyun ga ada kerjaan. Ada satu lagi job dari untuk membuat sebuah situs murah. Amal Center Indonesia. Sebuah situs amal yang dikelola oleh anak-anak bangsa ini yang masih peduli dengan nasib anak bangsa yang tidak seberuntung kita. Kalau mau tahu lebih lanjut, sila berkujung ke situsnya http://acifoundations.com

Saturday, December 5, 2009

Mengembalikan Jati Diri Bangsa: Capek

Optimasi 5 bulan blog Mengembalikan Jati Diri Bangsa bukan perkara gampang. Banyak tenaga dan materi yang dihabiskan. Sebut saja sehari harus online selama 10 jam dengan biaya koneksi internet sebesar Rp.3000,-/jam dikalikan 30 hari. Maka hasilnya adalah= (Rp.3000 * 10)*30=Rp.900.000,- dikalikan 5 bulan. Jadi untuk biaya koneksi kita harus mengeluarkan uang sebesar Rp. 4.500.000,- + biaya pengunduran kontes 10 hari maka Rp.3000*10=Rp.300.000. Total koneksi internet yang harus dibayar Rp. 4.800.000,- Ini bila optimasi dilakukan di warnet seperti yang saya lakukan selama ini.

Itu baru dari segi biaya koneksi. Belum lagi rokok yang dihabiskan untuk optimasi sehari 1 bungkus. Jadi 160 bks*10.000=Rp.1.600.000,-

Ternyata mengikuti sebuah kontes seo itu butuh modal yang tidak sedikit. Jadi jangan heran kalau kontes dengan hadiah kecil, tidak banyak peminatnya. Karena dari sisi biaya dan waktu, hasilnya akan sama saja. Jadi saya berharap agar para penyelenggara kontes tidak menunda-nunda penyerahan hadiah kepada para pemenang, seperti yang dilakukan oleh Pantia Kontes Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang. Sangat tidak profesional!!!

Untuk para blogger, sebelum mengikuti lomba kontes seo, tanyakan dulu kepada pihak panitia, kapan hadiah pemenang akan diserahkan. Bila ternyata hadiahnya diserahkan satu bulan kemudian, lebih baik tidak usah ikut ajah. Itu berarti mereka tidak menghargai jerih payah kita.